Jalan Menuju Surga

Jalan ke SURGA“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (Ali Imran: 133-135)

Setiap orang muslim tentu berharap masuk surga dan selamat dari api neraka. Segala amal kebajikan dilakukan dan amal buruk ditinggalkan tidak lain untuk mendapat ridha Allah sehingga pada Hari Kiamat kelak menjadi penghuni surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Surga yang demikian luas itu oleh Allah hanya disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. Siapakah orang yang bertakwa itu? Dalam surat Ali Imran ayat 134-135 dijelaskan sifat-sifat orang yang bertakwa.

Pertama: Menafkahkan Harta dalam Keadaan Lapang maupun Sempit.

Keimanan yang bersemayam di hati seorang muslim, akan menggerakkannya untuk menafkahkan harta, bersedekah, berkorban dan berjihad di jalan Allah. Dia tidak akan merasa segan mengeluarkan apa yang dimilikinya untuk dibelanjakan di jalan Allah. Sebab, dia yakin bahwa Allah akan membalasnya dengan balasan yang lebih baik lagi. Di saat sekarang ini, dimana kebodohan merajalela, dan akhlak masyarakat merosot tajam, alangkah baiknya menafkahkan harta untuk kepentingan dakwah. Misalnya, membiayai penerbitan buku Islami, buletin Jum’at, kaset dan CD Islami. Sebab, dengan adanya informasi yang sesuai syariat, maka umat Islam tidak akan mudah mengikuti tradisi-tradisi yang bertentangan dengan agama. Seperti halnya sekarang ini, dimana media-media informasi dengan gencarnya mempropagandakan perayaan Hari Valentine. Padahal, budaya tersebut merupakan tradisi umat non-muslim yang tidak patutu dicontoh oleh umat Islam. Selain itu, dalam perayaan Hari Valentine mengandung ajakan untuk melakukan perbuatan yang dilarang agama dengan dalih kasih sayang.

Tentang pahala yang didapat orang yang menginfakkan hartanya, Allah swt berfirman, “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”(Al-Baqarah: 261)

Kedua: Menahan Amarah.

Menahan amarah artinya mengendalikan diri dari emosi dan kemarahan serta tidak melampiaskannya kepada orang lain. Orang yang menahan amarah, jiwanya akan sehat, mencapai kesuksesan sosial, dan terhindar dari berbagai penyakit. Amarah yang tidak dibendung akan meningkatkan tensi darah dan detak jantung yang pada gilirannya menyebabkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung, tenggorokan kering, infeksi saluran perut dan kerusakan organ tubuh lainnya. Rasulullah menjanjikan bagi orang yang dapat menahan amarahnya akan mendapat bidadari di surga. Beliau bersabda, “Orang yang menahan amarahnya padahal ia mampu melampiaskannya, maka (pada Hari Kiamat) Allah akan memanggilnya di hadapan para pemimpin manusia kemudian ia disuruh untuk memilih bidadari yang paling dia senangi.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, dan Abu Dawud)

Ketiga: Memaafkan Kesalahan Orang Lain

Ketika ada seseorang menyakiti kita, tentu tidak mudah bagi kita untuk memaafkannya. Namun, Islam mengajak umatnya agar mau memaafkan kesalahan orang lain, dan menjanjikannya keutamaan di dunia maupun akhirat. Rasulullah saw bersabda, “Orang yang ingin ditinggikan bangunannya di surga dan diangkat derajat dirinya, maka maafkanlah orang yang telah menzhaliminya, memberi kepada orang yang tidak memberinya, dan menyambung tali silaturrahmi kepada orang yang memutuskannya. (HR. Al-Hakim)

Keempat: Bertaubat

Sifat orang bertakwa yang dijanjikan oleh Allah akan mendapatkan ampunan dan surga adalah orang yang ketika melakukan perbuatan keji atau melakukan maksiat, dia segera mengingat Allah dan bertaubat meminta ampunan. Bertaubat kepada Allah dilakukan dengan membaca istighfar, menyesali perbuatan dosa yang telah dilakukan, dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi. Dengan melaksanakan keempat amalan ini, semoga kita semua diampuni Allah dan kelak mendapatkan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai dan kekal untuk selama-lamanya.

H. Yasir Maqosid, Lc Pengasuh P.P Syafi’i Akrom – Jenggot Pekalongan Selatan

Pimred Buletin Jum’at Al-Jami’

23 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    Nashori Ws berkata,

    Asslm’alkm.. Alhamdulillah.. Sy yg dulu prnah pny keinginan utk mondok di PP Syafi’i Akrom tp krn suatu hal tdk kesmpaian, kini sy mndpt ksmptan utk bisa ikut “ngaji” wlu lwt dnia my. Smg kt smua snntiasa dlm naungan Taufiq dan Ridlo Allah SWT. Amien.

  2. 2

    syafiiakrom berkata,

    Waalaikum salam. Terima kasih atas kunjungannya. Semoga blog ini bisa membawa manfaat buat semua. Amin

  3. 3

    farus berkata,

    sukrooon ya akhi…… salam

  4. 4

    indra berkata,

    assslm apakah saya pantas masuk surga sedangkan saya terlalu banyak dosa terutama saya sering berbuat maksiat apakah dosa saya bisa diampuni saya pingin dijalan yg benar tobat tapi terlalu banyak godaan terutama penyakit saya yg selalu saya sewktu waktu dapat merengut nyawa saya dan terlalu banyak cobaan hidup yg bertubi tubi kpd saya terutama didalam rumah tangga yyg saya ingin saya tanyakan apakah dibalik semua cobaan yg ku hadapi sekarang akan berakhir dan bagaimana cara menghadapi cobaan ini

  5. 5

    rz berkata,

    yupz benar cuman orang-orang belum sadar dan ingin menunggu datangnya kiamat tiba atau sampai ajal sudah tiba :( ,astagfirullah..robigfirly

  6. 6

    feb berkata,

    ati2 jo minggir2 mengko kecemplung kali

  7. 7

    rosi berkata,

    Assamu’alaikum.,setelh saya membaca saya jadi sadar bahwa allah Maha Pengampun atas segala dosa hamba-hambaNya dan tiada kata terlambat untuk bertobat.terima kasih

  8. 8

    syafiiakrom berkata,

    to: Indra
    Allah akan memaafkan segala kesalahan yang kita buat, selama kita tidak menyekutukan-Nya. Syaratnya adalah dengan bertaubat secara sunggh-sungguh dan tidak akan mengulangi perbuatan dosa lagi.
    Teruslah berdoa meminta bimbingan dari Allah supaya mendapatkan ampunan, hidayah, dan apa yang kita inginkan. Amin

  9. 9

    muhammad berkata,

    assalamu’laikum wr.wb.saya bangga sekali dengan adanya orang-orang seperti jenengan ini.semoga Allah menguatkan kita semua Amiin.
    kalao berkenan mohon hadis-hadisnya tu kami dikasih tau dikitab apa halaman berapa misalnya dapat kita baca. mekaten ngapuntenipon ingkang katah suwoon. wassalamu’laikum warohmatullohi wabarokaatuh.

  10. 10

    syafiiakrom berkata,

    @ Muhammad: Waalaikum sala. Terima kasih atas kunjungannya. Untuk haditsnya bisa dilihat di kitab-kitab tersebut, biasanya untuk memudahkan adalah dengan mencarinya di Program Maktabah Syamilah.

  11. 11

    assalamu’alaikum wr.wb.

    artikelnya sangat bermanfaat.

    saya minta ijin memasang ilustrasi ‘jalan ke surga’ di postingan baru saya.

    mohon kunjungan balik. saya butuh pencerahan tentang arti kebahagian surga.

    wassalamu’alaikum wr.wb.

  12. 12

    syafiiakrom berkata,

    @ Ayahnya rangga
    Waalaikum salam. Silakan saja. Saya juga sudah kunjungi blognya. Menarik juga. Terima kasih.

  13. 14

    inggit berkata,

    kalau gambaran sur ga kaya gimana yah ini mah kan mau ke surga kalau surga kata kalian bagus gak dih kalau surga warnanya purih gak sih……
    ini mah bukan sur ga kaliah………. ini mah gambar kulah teruz ada popohpnan

  14. 16

    Irol berkata,

    sholat lah..sebelum diSholatti

  15. 17

    sunardi berkata,

    maaf untuk surat albaqarah ayat 265 yang perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya yang pasnya itu ayat berapa? kelihatannya lafadz dan artinya tidak sesuai yang panjenengan tulis.

  16. 18

    syafiiakrom berkata,

    = Sunardi:
    Terima kasih atas koreksinya, yang benar Al-Baqarah ayat 261. Sudah saya betulkan.

  17. 19

    syaripullah berkata,

    surga adlh tmpat yang terindah ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,gak ada bandingan nya

  18. 20

    T0pik berkata,

    Assalamu’alaikum Wr. Wb, astaghfirullahal’ajim… Ya allah saya sdr akan d0sa2 saya, saya ingin skali taubatannasuha… But bnyk skali g0daan yg dtng menghampiri saya, saya m0h0n kpd mu ya allah buka kanlah pntu hati saya dan jauh kan lah saya dari perbuatan maksiat agar saya bisa taubatannasuha dan bisa msk surga mu ya allah amien ya r0bbal’alamien….

  19. 21

    andai berkata,

    asalamualaikum. Sy ingin pcrhan dg arti jihad sesungguhnya. Indonesia negara terbnyak kaum muslimnya tp knp tak berdaya sm skali. Ustadz apa yg salah dg semua ini??

  20. 22

    Jojo munazah berkata,

    Asslamu’alaikm wr.wb. . .
    Apakah Allah akan memaafkan dosa saya yang terlampau banyak?
    Saya menyesal telah melakukan dosa yg menurut sya sgt besar. Apakah Allah akan menerima taubat saya ?
    Kadang sya merasa tkut Allah membenci dan tidak memaafkan kslhn saya. Mhon bntuannya..

  21. 23

    meutia berkata,

    Assalamualaikum wrwb,
    Alhamdulillah terimakasih untuk cerita hikmahnya semoga diberi kesehatan n keikhlasan u terus menulis
    Mohon ijin u mengunduh image nya pd blog saya.silahkan berkunjung n memberi nasehat bila tidak keberatan.


RSS Komentar · URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.