Islam Mengajarkan Peduli Lingkungan

sungai-bersihOleh: H. Yasir Maqosid, Lc

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaiknya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (Al-A’raf: 56)

Dewasa ini musibah bertubi-tubi menimpa bangsa Indonesia, terutama musibah tanah longsor dan banjir. Bahkan, kota Pekalongan juga tak luput dari banjir setiap kali hujan deras mengguyur kota yang terkenal dengan industri batiknya ini. Ketika banjir melanda, otomatis produksi batik akan tersendat sehingga menyebabkan roda ekonomi juga tidak berputar dengan baik.

Jika daya tampung air suatu sungai sudah tidak memadai dan air sungai tersebut meluap ke daerah sekitarnya, maka terjadilah banjir. Adapun penyebab terjadinya banjir cukup banyak dan saling berkait antara satu penyebab dengan penyebab lainnya. Penyebab tersebut antara lain sampah yang tidak dikelola dengan baik, got-got saluran air yang tertutup, berkurangnya lahan resapan air, curah hujan yang tinggi, menurunnya daya serap tanah, kondisi alam, serta penurunan daya tampung sungai.

Padahal Islam sudah mengajarkan kepada umatnya agar memelihara lingkungannya guna mencegah terjadinya bencana alam. Adapun konsep Islam dalam memelihara lingkungan adalah sebagai berikut:

  1. Penanaman Pohon dan Penghijauan

Rasulullah mengajarkan kepada sahabatnya pentingnya menaman pohon dan menghijaukan lahan. Beliau bersabda, “Apabila seorang muslim menanam tanaman kemudian tanaman itu dimakan oleh burung, manusia ataupun binatang, maka orang tersebut mendapat pahala bersedekah. (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Memberdayakan tanah dan Menghidupkan Lahan Mati

Supaya daya serap tanah semakin tinggi, maka tanah perlu dikelola dengan baik yaitu dibajak dan dipupuk. Islam juga mengajarkan kepada umatnya agar menghidupkan lahan mati. Tujuanya supaya tercipta keseimbangan lingkungan. Dalam penghidupan lahan mati, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang menghidupkan sebidang tanah yang mati, maka tanah itu menjadi miliknya, dan apabila diambil oleh para pencari rezeki, maka itu menjadi (pahala) sedekah untuknya.” Maksud dari para poencari rezeki adalah binatang buas, burung-burung, manusia dan siapa yang memanfaatkannya.

3. Menjaga Kebersihan

Dalam sebuah ungkapan disebutkan bahwasanya kebersihan adalah sebagian daripada iman. Artinya, orang yang memelihara lingkungannya agar selalu bersih berarti dia telah menunjukkan diri sebagai seorang yang beriman. Sebaliknya, jika dia mengotori lingkungan dengan membuang sampah sembarangan, berarti kadar imannya masih patut dipertanyakan.

4. Menjaga Kekayaan Alam

Islam mengajarkan kepada umatnya agar tidak merusak kekayaan alam yang ada. Al-Qur`an menyebutkan tentang berbagai macam kekayaan alam yang dianugerahkan Allah kepada manusia, tujuannya supaya dijaga dan tidak dirusak. Kekayaan tersebut antara lain: kekayaan hewani, kekayaan nabati, kekayaan laut, kekayaan tambang, matahari dan bulan, dsb. Dalam sebuah hadits Rasulullah bahkan mengecam orang yang membunuh seekor burung dengan tanpa memenuhi haknya. Beliau bersabda, “Barangsiapa yang membunuh seekor burung secara sia-sia, maka pada Hari Kiamat kelak burung itu akan mengadu ke hadapan Allah dan berkata, ‘Wahai Tuhanku, si fulan telah membunuhku hanya untuk main-main, ia tidak membunuhku untuk suatu manfaat apa pun.” (HR. An-Nasa`i, Ahmad, dan Ibnu Hibban)

5. Ramah Terhadap Lingkungan

Islam mengajarkan kepada setiap muslim agar memperlakukan lingkungan sekitarnya dengan ramah. Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah mewajibkan untuk berbuat baik terhadap segala sesuatu.” (HR. Muslim)

Muslim sejati adalah orang yang memperlakukan manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, benda mati, bumi dan air, dengan baik. Salah satu contoh perlakuan baik terhadap air adalah menggunakannya dengan sebaik-baiknya dan tidak membuangnya sembarangan.

Semoga dengan adanya kesadaran kita semua merawat lingkungan akan menjadikan lingkungan sekitar kita menjadi lebih baik sehingga kita dijauhkan dari bencana alam yang dapat meluluhlantakkan segalanya.

5 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    wyd berkata,

    nah poin ketiga itu pernah bikin saya sesak….

    ceritanya, saya pernah melewati sebuah kompleks di mana ada mesjid sekaligus madrasah, tempat pelatihan penghafal alquran, dan rumah2 tinggal para pelajar serta guru2nya. yang paling mencolok adalah: di mana2 sampah!
    malu banget mengingat di depan madrasah itu tertulis dengan huruf super besar: kebersihan adalah sebagain dari iman.

  2. 2

    Kebersihan adalah cerminan sikap muslim sejati

  3. 3

    syafiiakrom berkata,

    @ wyd
    Mudah-mudahan umat Islam dapat menjalankan ajarannya dengan sebenar-benarnya.

    @ Ach.
    Kami setuju dengan pendapat Anda.

  4. 4

    Mahlia Saidah berkata,

    Terima kasih atas informasi yang di berikan kebetuan kami sedang membuat modul tentang agama dan lingkungan.

  5. 5

    syafiiakrom berkata,

    to mahlia: mudah-mudahan artikel yang ada di web ini bermanfaat bagi semua.


RSS Komentar · URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.