Arsip untuk Mei, 2009

Kitab Kuning Diajarkan Lewat Laptop

Bogor, 26 Mei 2009 09:26

Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Mughni Al-Maaliki, Kalapanunggal, Kabupaten Bogor, terus mengembangkan kualitas pendidikan melalui sentuhan teknologi dan informasi (TI). Pengajaran kitab kuning dilakukan lewat sarana laptop.

“Komunitas pondok pesantren sering kali dianggap gaptek (gagap teknologi) dan terbelakang dan tertinggal dalam banyak hal. Salah satunya soal teknologi informasi dan komunikasi (TIK), sehingga kini kita coba mengubah persepsi itu,” kata pengasuh Ponpes Daarul Mughni Al-Maaliki, KH Mustofa Mughni, di Bogor, Selasa (26/5).

Kitab kuning merupakan istilah untuk kitab yang dikarang para ulama dan cendekiawan Islam masa silam yang menjadi pengajaran utama di lingkungan ponpes. Mustofa mengatakan, komunitas pesantren merupakan garda terdepan di segala bidang. Karena itu, tidak ada istilah pesantren tertinggal atau terbelakang. Kalaupun masih terlihat tradisional, maka hal itu hanya dari tampilan atribut dan kultur saja. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Kecerdikan Abu Bakar ra

Oleh: KH. Rahadi Mas’ud

Pada zaman Nabi Muhammad SAW, pernah terjadi perang mulut antara dua sahabat beliau yaitu, sahabat Abu Bakar Ash Shidiq dengan sahabat Rabi’ah bin Ka’ab Al Islami. Mereka berdua mempertengkarkan sebatang pohon kurma, masing-masing mengklaim bahwa pohon kurma itu ada ditanahnya. Mungkin karena serunya perang mulut itu, sampai-sampai terlontar dari mulut Abu Bakar Ash Shiddiq kata-kata keras yang menyakitkan hati Rabi’ah bin Ka’ab.

Begitu perihnya hati Rabi’ah, sehingga keluar dari mulutya ucapan: ”Abu Bakar, kata- katamu tadi sungguh menyakitkan hatiku.”

”Benarkah? Bila demikian, balaslah aku Rabi’ah sebagai qishos darimu!” Kata Abu Bakar.

”Aku tak mau.” Jawab Rabi’ah.

”Balaslah Rabi’ah!” seru Abu Bakar.

”Aku tidak mau.”

”Bila kau tidak mau membalas, aku laporkan kau kepada Rasulullah SAW.”

”Silakah.”
Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Kunjungan Study Banding Bupati Labuhan Batu Medan

P1080412

P1080401P1080404Sebuah kehormatan bagi Pondok Pesantren Syafi’i Akrom karena pada hari Kamis, 21 Mei 2009 rombongan dari kabupaten Labuhan Batu Medan berkunjung ke pondok. Rombongan tersebut dikepalai langsung oleh Bupati Labuhan Batu H. T. Milwan dan diterima oleh wakil pengasuh Ponpes Syafi’i Akrom, H. Yasir Maqosid, Lc. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai study banding mengingat kesuksesan Pondok Pesantren Syafi’i Akrom yang berhasil mengelola peternakan sapi sekaligus mempelopori proyek biogas di Kota Pekalongan.

Dengan adanya biogas yang bahan bakunya adalah kotoran sapi, maka suplai bahan bakar bagi untuk memasak dapat terpenuhi. 10 ekor sapi yang kotorannya ditampung di sebuah lubang kemudian dimampatkan dan gasnya dipakai untuk bahan bakar, mampu menggantikan kurang lebih 2 liter minyak tanah per hari.

Semoga dengan adanya proyek biogas ini dapat dicontoh oleh masyarakat sehingga dapat menghemat bahan bakar. Selain itu juga dapat menjadi nilai tambah bagi Pondok Pesantren Syafi’i Akrom yang tahun lalu Puskesmas-nya berhasil menjadi juara pertama Puskesmas di seluruh Indonesia.

Foto-foto kunjungan Bupati Labuhan Batu dapat dilihat di galeri foto website syafiiakrom.com

Komentar (1) »

Keutamaan Istighfar

Oleh: H. Yasir Maqosid, Lc

(Pengasuh Ponpdok Pesantren Syafii Akrom Pekalongan)

Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang secara sengaja atau tidak sengaja kita melakukan perbuatan dosa. Dosa ibarat debu, yang jika menempel dan tidak segera dibersihkan akan menyebabkan karat di hati. Sedangkan sarana membersihkan dosa adalah dengan bertobat dan membaca istighfar.

Allah adalah Dzat yang Maha Pengampun. Allah sangat mencintai hamba-Nya yang mau bertaubat, dan sangat murka terhadap hamba-Nya yang senantiasa melakukan maksiat.

Adapun faedah dari istighfar adalah sebagai berikut:

1- Istighfar Merupakan Sebab Diampuninya Dosa-dosa dan Dihapuskannya Kesalahan-kesalahan

Anas ra meriwayatkan bahwasanya dia mendengar Rasulullah saw bersabda; “Allah Ta’ala berfirman, “Wahai anak Adam, ketika engkau berdoa kepada-Ku dan mengharap (ampunan)-Ku, maka Aku mengampunimu atas dosa-dosa yang ada padamu dan aku tidak mempedulikannya. Wahai anak Adam, seandainya dosa-dosamu mencapai mega di langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku, maka Aku akan mengampunimu dan tidak mempedulikan (atas dosa yang engkau lakukan).” (HR. Tirmidzî)

Qatadhah ra berkata “Sesungguhnya Al-Qur’an telah menunjukkan kepada kalian penyakit kalian sekaligus obatnya. Adapun penyakit kalian adalah dosa-dosa, sedangkan obatnya adalah istighfar.”

2- Istighfar Merupakan Salah Satu Sebab Pendatang Rizki

Istighfar merupakan sebab utama untuk mendatangkan rizki, sebagaimana firman Allah yang mengisahkan tentang Nabi Nuh, “Maka aku katakan kepada mereka, “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Nuh [71]:10-12)

Dalam ayat-ayat tersebut Allah menyatakan bahwasanya istighfar memiliki faedah sebagai berikut:

  1. Turunnya hujan yang silih berganti. Ibnu ‘Abbas menafsiri yang sangat deras dengan peristiwa fenomena turunnya hujan susul menyusul satu sama lain.
  2. Kebun-kebun dan taman-taman indah.
  3. Mengalirnya sungai-sungai yang airnya tawar.

Rasulullah saw bersabda, “Orang yang memperbanyak istighfar, maka Allah akan menjadikan kemudahan dalam setiap kesusahan, menjadikan jalan keluar dalam setiap kesempitan dan memberi rizki dari jalan yang tidak disangka.”(HR. Ahmad) Baca entri selengkapnya »

Komentar (11) »

Istighfar dan Keberkahan Rizki

istighfarAda salah seorang sahabat saya yang pergi ke pasar untuk membeli sesuatu. Pada saat itu pasar sangat ramai dengan adanya para pembeli dan penjual. Dia duduk di tempat yang disediakan untuk penjual lalu dia menggelar dagangannya dan duduk di samping barang dagangannya. Beberapa lama tidak ada seorang pun yang tertarik dengan barang dagangannya. Ada yang sesekali melihat dagangannya tetapi akhirnya hanya meninggalkannya begitu saja. Padahal sahabat saya ini sangat butuh uang dan mau tidak mau dia harus menjual barang dagangannya untuk menutupi kebutuhannya.

Beberapa lamanya tidak ada seorang pun yang ingin membeli dagangannya. Sahabaku itu pun merasa susah dan dalam benaknya muncul pertanyaan, apa yang harus dia lakukan? Tiba-tiba dia teringat sebuah hadits yang didengarnya dari imam masjid, yang menceritakan bahwa Rasulullah saw bersabda, orang yang memperbanyak istighfar maka Allah akan memudahkan segala kesusahannya dan memberi jalan keluar segala kesulitannya dan memberinya rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka.

Sahabat saya ini lantas mengendalikan lisan dan hatinya untuk melafadzkan bacaan istighfar. Sahabatku ini berkata, “Demi Allah, baru saja aku mulai membaca istighfar, tiba-tiba ada seseorang yang ingin membeli barang daganganku dan ada orang lain lagi yang ingin membelinya dengan harga yang lebih tinggi, lalu ada lagi orang lain yang membelinya dengan harga yang lebih tinggi lagi. Sampai akhirnya hatiku merasa cocok dan aku menjual barang daganganku. Segala puji bagi Allah, aku lalu mengambil uang yang diberikan oleh pembeli dan pulang ke rumah dengan air mata menetes dari kedua pelupuk mataku. Sebab, aku sungguh melalaikan terhadap gudang yang sangat berharga ini yaitu, istighfar. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta Alam.

(Dikutip dari buku Dahsyatnya Terapi Istighfar)

Komentar bertahan »

Bahaya Pluralisme dan Dialog Antar Agama

1_Dialog_Antar_Agama“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebagian dari orang-orang yang diberi Al-Kitab (Yahudi dan Nashrani), niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman.” (QS. Ali Imran [3]: 100)

Saat ini wacana pluralisme agama gencar dikampanyekan di forum-forum seminar, kampus, pesantren, bahkan masjid. Maksud dari pluralisme agama adalah mengakui bahwa semua agama adalah benar dan semua agama memiliki kedudukan yang sederajat.

Pemahaman seperti ini jelas salah dan sangat bertentangan dengan akidah umat Islam. Seorang mukmin sejati haruslah berkeyakinan bahwa Islam satu-satunya agama yang benar, sedangkan agama yang lain tidak benar. Allah swt berfirman, “Sesungguhnya agama (yang benar) di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali Imran [3]: 19)

Salah satu program yang digalakkan dengan adanya pluralisme agama adalah membentuk rumah ibadah dalam satu tempat. Di satu lokasi tersebut dibangun tempat ibadah umat Islam, Kristen, Protestan, Budha, dan Hindu. Bahkan sudah ada pemikiran untuk mencetak kitab suci umat Islam, Kristen, dan Yahudi dalam satu buku. Baca entri selengkapnya »

Komentar (4) »

Enam Perkara dalam Enam Perkara

allah-purpleKhalifah Umar bin Khatthab ra berkata:

Allah Ta’ala menyembunyikan enam perkara dalam enam perkara yang lain:

  1. Allah menyembunyikan keridhaan-Nya dalam ketaatan seseorang kepada-Nya
  2. Allah menyembunyikan murka-Nya dalam kemaksiatan seorang hamba-Nya
  3. Allah menyembunyikan Lailatul Qadar dalam bulan Ramadhan
  4. Allah menyembunyikan para wali di antara para manusia
  5. Allah menyembunyikan kematian dalam umur
  6. Allah menyembunyikan Ash-Shalatul Wustha (Shalat yang paling utama) dalam shalat lima waktu.

Komentar bertahan »

Sejarah Tanah Pondok Pesantren Syafi’i Akrom

P1080428Tanah Pondok Pesantren Syafi’i Akrom asal muasalnya adalah milik Tan Kim Tong (warga Cina) yang karena sesuatu hal ditinggalkan kemudian dikuasai pemerintah daerah. Pada saat itu, koperasi-koperasi batik di bawah naungan GKBI banyak memiliki kesempatan dan kekayaan sehingga tanah di atas yang bagian depan dibeli oleh Koperasi Batik Pekajangan yang sekarang menjadi pabrik dikenal sebagai Pabrik Tan Kin Tong, sedangkan yang belakang kurang lebih 9 hektar dibeli oleh Koperasi Pembatikan Buaran (KPB) di bawah pimpinan Kyai Syafi’i.

Dari tanah KPB di atas, oleh Kyai Syafi’i, dikapling untuk Yayasan Pendidikan Islam (YPI) yang ketuanya waktu itu adalah H. Kurdi (Banyurip, yaitu bapaknya dr. Jazuli Kurdi) sebagian lagi diberikan kepada yayasan wakaf dan infak yang pengurusnya antara lain adalah H. Buhair (Buaran) dan K.H. Irfan (Banyurip Ageng). Pemberian di atas dalam bentuk hibah, sedangkan yang kurang lebih 3, 6 hektas dinyatakan wakaf kepada Yayasan Pondok Pesantren Buaran. Pengurusnya K. Anwar Fathoni sebagai ketua, K.H. Su’ud (Simbang Kulon) sebagai sekretaris dan H. Abu Nawar (Simbang Kulon) sebagai bendahara.

Untuk perwakafan tanah ini, Kyai Syafi’i menyampaikannya dalam rapat anggota tahunan KPB tahun 1964 dan oleh anggota disetujui secara bulat menjadi wakaf Pondok Pesantren Buaran yang pengelolaannya diserahkan kepada K.H. Akrom Khasani. Pondok Pesantren Buaran, digagas oleh K.H. Muhammad Ilyas (waktu itu menteri agama RI), K.H. Syafi’i Abdul Majid (Tokoh masyarakat dan ketuan KPB), K.H. Akrom Khasani (Dikenal sebagai muballigh kondang waktu itu yang juga sebagai Ketua Depag Pekalongan) dan dicita-citakan menjadi pondok pesantren modern dalam artian santri-santrinya selain berwawasan Ahlussunnah wal Jama’ah, juga berwawasan luas serta intelek. Baca entri selengkapnya »

Komentar (5) »

Tiga Hikmah

Seorang ulama ahli hikmah berkata:

  1. Barangsiapa hanya berpegang teguh pada akalnya, niscaya ia akan sesat jalan hidupnya.
  2. Barangsiapa mengandalkan hartanya, berarti dia orang miskin. Karena betapapun banyak harta yang dimilikinya, ia tidak akan pernah merasa puas.
  3. Barangsiapa menggantungkan kemuliaannya kepada makhluk, dia adalah orang yang hina.

Komentar (1) »

Pameran Buku Murah 2009 di Pekalongan

Pada tanggal 29 April – 4 Mei 2009, di Kota Pekalongan diadakan Pameran Buku Murah yang berlokasi di Pendopo Karisidenan Pekalongan. Pameran ini cukup menarik banyak pengunjung karena acaranya berbarengan dengan Pameran Batik Internasional yang berlokasi tidak jauh dari pameran buku.
Jika kita membandingkan pameran buku ini dengan pameran buku yang diselenggarakan di Jakarta, seperti Islamic Book Fair, Jakarta Book Fair, ataupun Indonesia Book Fair, tentu tidak ada apa-apanya. Namun jika kita melihat semangat masyarakat Pekalongan yang menyambut pameran ini dengan antusias, tentu perlu kita acungkan jempol. Sebagaimana kita ketahui bahwa Kota Pekalongan terkenal dengan industri batiknya. Batik merupakan jantung perekonomian masyarakat, dimana segala hal yang berkaitan dengan batik ada di kota santri ini. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Mendalami Agama Melalui Budaya Membaca

rak-buku-atas-kiriOleh: H. Yasir Maqosid, Lc

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Al-Alaq: 1-5)

Tentang penafsiran ayat di atas, Imam Ibnu Katsir ra berkata, “Salah satu anugerah yang diberikan Allah adalah Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahui oleh manusia. Allah mengistimewakan dan memuliakan menusia dengan ilmu pengetahuan. Hal ini merupakan keistimewaan yang dimiliki oleh Adam atas para malaikat. Ilmu adakalanya berada di hati, adakalanya berada di lisan, dan adakalanya dengan tulisan.” Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.