Arsip untuk Desember, 2010

Petunjuk Al-Qur`an

Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang Mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,
dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih.”
(Al-Isra`: 9-10)

Komentar bertahan »

Hijrah di Jalan Allah

Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. An-Nisaa`: 100)

Komentar (1) »

Kesempatan Emas Mengiringi Muharram

Oleh: Ust. H. Agus Hidayatulloh, Lc*

Allah swt. berfirman, “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram….” (QS. At-Taubah [9]: 36)

Secara etimologi, haram berarti suci. Maksud dari bulan haram seperti disebutkan ayat ini memang bulan suci. Kitab-kitab turats menjelaskan bahwa bulan suci sebagaimana disebutkan dalam ayat tadi yaitu tiga bulan berturut-turut, yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram; ditambah Rajab. Jadi, saat ini kita berada pada salah satu bulan suci: Muharram. Bahkan, dalam Shahih Muslim, terdapat sebuah hadits yang menyebutkan bahwa bulan Muharram tidak saja merupakan bulan suci, malah Muharram disebutkan sebagai syahrullah alias bulan Allah.

Sungguh, betapa mulia bulan yang tengah kita jejaki ini sampai-sampai bulan ini disandingkan dengan lafadz jalalah: Allah. Tentu saja kita juga harus menjejali bulan ini dengan amalan-amalan yang mulia. Jangan sampai kesempatan emas yang ada dalam bulan ini terlewat begitu saja tanpa makna.

Dua hari yang lalu, Selasa (7/12/2010) umat Islam merayakan datangnya tahun baru hijriah. Sudah tidak asing lagi bahwa setiap pergantian tahun, kita dianjurkan untuk berdoa. Itulah salah satu kesempatan emas yang mengiringi Muharram. Tentu saja pada Senin sore kemarin, tepatnya setelah shalat ashar, kita tidak lupa membaca doa akhir tahun, lalu dilanjutkan membaca doa awal tahun usai shalat maghrib. Namun, jika karena suatu halangan kita terlupa membaca doa akhir dan awal tahun pada Senin petang kemarin, mari kita simak baik-baik kesempatan mulia yang bakal datang. Kiranya salah satu hal istimewa yang paling dekat adalah puasa Tasu’a dan Asyura, yaitu berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

Tiga Perkara yang Mempererat Persaudaraan

Umar bin Al-Khattab ra berkata, “Tiga perkara yang dapat memurnikan kecintaan saudaramu terhadapmu: pertama; jika engkau bertemu dengannya, ucapkanlah salam, berbagi tempatlah dengannya di dalam majlis, dan panggillah ia dengan nama kesukaannya.”

Komentar bertahan »

Malam ini Telah Meninggal Dunia Seorang Penghuni Surga

Kisah berikut ini diceritakan oleh Ibnu Sa’ad dalam kitab Ath-Thabaqat: Ali bin Muhammad memberi tahu kami bahwa Al-Hajjaj meminta kedatangan Ibrahim An-Nakh‘i. Tetapi, yang datang malah utusan dari Ibrahim An-Nakha`i yang bernama Ibrahim At-Tamimi. Al-Hajjaj berkata, ‘Aku ingin Ibrahim An-Nakha`i.’ Ibrahim At-Tamimi berkata, ‘Aku Ibrahim.’ Al-Hujjaj lalu memerintahkan orang untuk meringkus Ibrahim At-Tamimi di rumahnya lalu membawanya ke penjara di Damaskus.

Di dalam penjara, Ibrahim At-Tamimi tidak punya naungan dari teriknya sinar matahari dan dari hawa dingin. Di penjara itu, setiap dua orang dirantai jadi satu. Ibrahim pun sakit dan kondisinya semakin parah. Saat sang ibu menjenguknya, ia tidak lagi mengenali, sampai ibunya mengajak bicara.

Tidak lama kemudian Ibrahim At-Tamimi meninggal dunia. Dalam tidurnya Al-Hajjah bermimpi mendengar seseorang berkata, ‘Malam ini di negeri ini telah meninggal dunia seorang penghuni surga.’ Ia pun bertanya kepada orang-orang apakah ada orang yang meninggal pada malam itu. Orang-orang pun menjawab, ‘Ibrahim An-Nakh‘i telah meninggal dunia di penjara.’

Komentar bertahan »

Niat Hijrah

 

 

 

 

 

“Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya dan sesungguhnya tiap orang akan mendapatkan apa yg ia niatkan. Barangsiapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya sebagai hijrah krn Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa berhijrah karena dunia yg ia cari atau wanita yg hendak dinikahinya maka ia hanya akan mendapati apa yang dia niati.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Komentar bertahan »

Syahid yang Dimandikan Malaikat

Salah seorang sahabat serta jurutulis Rasulullah SAW yang terkenal ialah Abu Hanzalah bin Ar Rabi’. Ketika peperangan Uhud meletus Hanzhalah baru saja dinikahkan. Oleh karena itu Rasulullah mengecualikannya dari turut serta ke medan peperangan. Namun ketika terjaga dari tidur, Hanzalah mendengar gendang perang dibunyikan begitu kuat sekali. Melalui seorang sahabatnya beliau mendapat berita bahwa tentera Islam mendapat tantangan yang hebat. dan dalam keadaan terlalu genting.

Tanpa membuang waktu lagi Hanzalah lalu memakai pakaian perang lalu mengambil pedang. Dia menuju ke medan tempur tanpa sempat mandi junub. Terjadilah pertempuran hebat sehingga banyak dari pihak Islam yang gugur syahid. Pihak musuh telah menyerang dari belakang. Dan, Hanzalah turut menjadi korban dalam keadaan sedang junub. Rasulullah SAW pun melihat mayat Hanzalah dimandikan oleh para malaikat seperti mana tercantum dalam sabdanya: “Aku melihat diantara langit dan bumi para malaikat memandikan mayat Hanzalah dengan air dari awan di dalam bejana perak.”

Para sahabat tercengang-cengang mendengar ini. Salah seorang dari mereka, Abu Said Saidi lalu pergi melihat mayat Hanzalah. Wajah Hanzalah kelihatan tenang. Dari rambutnya kelihatan titisan air berlinangan turun. Sungguh beruntung Hanzalah mendapat perlakuan yang begitu istimewa dari malaikat.

Komentar bertahan »

Jihad di Bumi Allah

Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya: “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?”. Mereka menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)”. Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?”. Orang-orang itu tempatnya neraka Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali (An-Nisaa`)

Komentar bertahan »

Sejarah Kurban

Sejarah pelaksanaan kurban oleh manusia setua peradaban manusia itu sendiri. Ritual kurban sebenarnya sudah dilakukan pada masa Nab Adam, yaitu kurban yang dilakukan oleh kedua orang putranya, Habil dan Qabil. Kisah pengorbanan Habil dan Qabil diabadikan dalam Al Qur’an yang surat Al Maidah ayat: 27, yang artinya: “Dan ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Adam, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka (kurban) salah seorang dari mereka berdua (Habil) diterima dan dari yang lain (Qabil) tidak diterima. Dia (Qabil) berkata, “sungguh, aku pasti membunuhnya!” Dia (Habil) berkata, “sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertaqwa.”

Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.