Kelahiran Rasulullah saw
Oleh: Yasir Maqosid, Lc
Rasulullah saw dilahirkan di Kota Mekah pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awwal (22 April 571 M). Pada malam ketika beliau dilahirkan, istana Kisra bergetar hebat dan empat belas balkon istananya runtuh, air danau meluap dan api yang biasa disembah oleh orang-orang Persia tiba-tiba padam, padahal selama ribuan tahun api itu tidak pernah padam. Selain itu, beberapa gereja di sekitar Buhairah runtuh dan ambles ke tanah.
Rasulullah saw dilahirkan dari ayah yang bernama Abdullah bin Abdul Muthalib dan ibu yang bernama Aminah binti Wahab. Abdullah bin Abdul Muthallib meninggal dunia saat Muhammad saw masih berada dalam kandungan ibunya. Waktu itu Abdullah bersama rombongan berangkat ke negeri Syam membawa barang dagangan suku Quraisy. Sepulang dari Syam mereka pulang dan singgah sementara di Kota Madinah. Karena sakit, Abdullah tidak ikut rombongan pulang ke Mekah, hingga akhirnya dia meninggal dunia dalam usia 24 tahun dan dimakamkan di perkampungan Bani Adi bin An-Najjar di Kota Madinah.
Adapun saat Aminah mengandung Muhammad saw, sama sekali dia tidak merasakan sakit sebagaimana yang dirasakan oleh wanita pada umumnya.
Tentang kelahiran Muhammad saw, Aminah menceritakan bahwa ia melihat cahaya yang menerangi istana-istana Syam sehingga ia dapat melihat semua istana itu. Aminah bercerita, “Ketika aku melahirkannya, ia berlutut dengan kedua lututnya, memandang ke arah langit kemudian menggenggam segenggam tanah, lalu menyungkur sujud. Ia dilahirkan dalam keadaan telah terpotong tali pusarnya. Aku menyiapkan untuknya sebuah bejana, dan aku lihat tempat itu tertutup darinya. Ia menghisap ibu jarinya yang mengalirkan air susu.”
Setelah Aminah melahirkan, dia mengirim utusan ke tempat mertuanya, Abdul Muthallib, untuk menyampaikan kabar gembira tentang kelahiran cucunya. Abdul Muthallib datang dengan perasaan suka cita, lalu membawa cucunya ke dalam Ka’bah seraya berdoa kepada Allah dan bersyukur kepada-Nya. Dia memilihkan nama Muhammad, nama ini sebelumnya tidak pernah dikenal di kalangan bangsa Arab.