Arsip untuk Tempat Bersejarah

Keutamaan Madinah

Oleh: Ust. H. Yasir Maqosid, Lc

Kota Madinah merupakan kota suci kedua setelah kota Mekkah. Karena itu, kota ini memiliki beberapa keutamaan sebagaimana kota Mekkah juga memilikinya. Di antara keutamaan kota Madinah yang penuh berkah ini adalah sebagai berikut:

1- Kota Suci

Madinah oleh Rasulullah saw dijadikan sebagai kota suci. Di sinilah Islam tumbuh, berkembang, dan menyebar luas, sehingga semesta yang pada waktu itu tertutup oleh kegelapan jahiliyah menjadi terang benderang oleh cahaya Islam. Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Ibrahim telah menjadian Kota Makkah sebagai tempat suci dan berdoa untuk kebaikan penduduknya. Dan sesungguhnya aku menjadikan Madinah sebagai Kota Suci sebagaimana Ibrahim menjadikan Makkah sebagai tempat suci. Dan sesungguhnya aku berdoa untuk kebaikan sha’nya dan mudnya sebagaimana yang didoakan Ibrahim untuk kebaikan penduduk Makkah.” (HR. Muslim)

2- Jaminan Syafaat Bagi Orang yang Menanggung Kesusahan di Madinah

Sebuah kehormatan bagi penduduk Madinah karena mereka akan mendapatkan syafaat atau persaksian dari Nabi saw. Hal ini berlaku bagi mereka yang mau menanggung kesusahan untuk tetap tinggal di Madinah. Dan, ini tidak lain karena kemulian dari kota Madinah yang terkenal dengan Madinatur Rasul (Madinah tempat tinggal Rasulullah). Rasulullah saw bersabda,

Kota Madinah ini lebih baik bagi mereka sekiranya mereka mengetahui. Tidaklah seseorang meninggalkan Madinah melainkan Allah akan mengganti dengan seseorang yang lebih baik lagi, dan tidaklah seseorang tetap bersabar atas kesulitan (kelaparan) dan kesusahan Madinah melainkan aku akan menjadi penolong dan saksinya pada hari Kiamat.” (HR. Muslim)

Menafsiri sabda Rasulullah tersebut, Imam An-Nawawi berkata, “Adapun syafaat yang diberikan kepada penduduk Madinah adalah dengan bertambahnya derajat, atau ringannya Hisab (perhitungan amal di Hari Kiamat), atau dengan kelebihan lainnya sebagaimana yang dikehendaki Allah. Atau dengan memuliakan mereka para penduduk Madinah dengan aneka kemuliaan, seperti mendapatkan naungan Arsy, berada di atas Mimbar, segera masuk ke surga, ataupun kemuliaan lainnya.

3- Keimanan Meluncur Dari Madinah

Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana semula. Demikianlah, mendekati Hari Kiamat nanti banyak sekali orang yang pada siang harinya beriman dan di sore harinya ingkar, begitu pula sebaliknya. Maka, pada hari akhir nanti, keimanan akan meluncur dari Madinah, sebagaimana sabda Rasulullah saw, “Sesungguhnya keimanan meluncur ke Madinah sebagaimana ular yang meluncur ke lubangnya.” (Muttafaq Alaih) Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Keutamaan Kota Makkah

Oleh: H. Yasir Maqosid, Lc

Kota Makkah yang merupakan kota paling dicintai Allah dan Rasul-Nya, memiliki keutamaan dan keistimewaan tersendiri. Di dalamnya juga terdapat tempat-tempat bersejarah yang dimuliakan Allah, semisal; Ka’bah, Masjidil Haram, Air Zam zam, Hajar Aswad, Multazam, dan lainnya. Selain itu, ada juga beberapa peninggalan yang menjadi saksi sejarah kejayaan Islam dan kaum muslimin. Dengan mengenal keistimewaan tempat-tempat tersebut, diharapkan dapat mempertebal keyakinan dan menambah keimanan kita. Berikut ini keutamaan Kota Makkah:

1- Sebagai Bumi Terbaik

Allah telah menetapkan bahwa Makkah adalah bumi terbaik dan tempat yang sangat dicintai Rasulullah. Namun karena tekanan kafir Quraisy—sebelum akhirnya Islam memperoleh kejayaan—terpaksa Rasulullah meninggalkan bumi yang dicintainya itu. Rasulullah saw ketika berdiri di Hazwarah bersabda, “Demi Allah, sesungguhnya engkau (Mekkah) adalah sebaik-baik bumi Allah dan bumi yang paling dicintai Allah. Andaikata aku tidak diusir darimu, maka aku tidak akan pernah keluar meninggalkanmu.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

2- Allah Menjadikan Makkah Sebagai Tanah Haram (Kota Suci)

Maksud dari Tanah Haram adalah Allah telah melarang seseorang untuk mengusir hewan buruannya, mencabuti tumbuh-tumbuhannya dan mengambil barang temuannya. Pada saat penaklukan Kota Makkah Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya negeri ini telah Allah haramkan pada saat diciptakan langit dan bumi. Maka, dia haram dengan keharaman Allah hingga hari Kiamat. Tidak boleh dicabut durinya, tidak boleh diusir binatang buruannya, tidak boleh diambil barang temuannya kecuali dia bermaksud untuk mengumumkannya.” (HR. Ibnu Majah) Baca entri selengkapnya »

Komentar (9) »

Keutamaan Kota Madinah

Oleh: Yasir Maqosid, Lc

Kota Madinah merupakan kota suci kedua setelah kota Mekkah. Karena itu, kota ini memiliki beberapa keutamaan sebagaimana kota Makkah. Di antara keutamaan kota Madinah yang penuh berkah ini adalah sebagai berikut:

1- Dijadikan Tanah Haram (Kota Suci)

Rasulullah saw menjadikan Madinah sebagai Kota Suci. Di kota inilah Islam tumbuh, berkembang, dan menyebar luas, sehingga semesta yang pada waktu itu diselimuti kegelapan jahiliyah menjadi terang benderang oleh cahaya Islam. Rasulullah saw bersabda,

“Sesungguhnya Ibrahim telah menjadian Kota Makkah sebagai tempat suci dan berdoa untuk kebaikan penduduknya. Dan sesungguhnya aku menjadikan Madinah sebagai Kota Suci sebagaimana Ibrahim menjadikan Makkah sebagai tempat suci. Dan sesungguhnya aku berdoa untuk kebaikan sha’nya dan mudnya sebagaimana yang didoakan Ibrahim untuk kebaikan penduduk Makkah.” (HR. Muslim)

2- Jaminan Syafaat Bagi Orang yang Menanggung Kesusahan di Madinah

Sebuah kehormatan bagi penduduk Madinah karena mereka akan mendapatkan syafaat atau persaksian dari Nabi saw. Hal ini berlaku bagi mereka yang mau menanggung kesusahan dan kekurangan untuk tetap tinggal di Madinah. Hal ini tidak lain karena kemulian kota Madinah yang terkenal dengan Madinatur Rasul (Madinah tempat tinggal Rasulullah). Dalam suatu kesempatan Rasulullah saw bersabda,

Kota Madinah ini lebih baik bagi mereka sekiranya mereka mengetahui. Tidaklah seseorang meninggalkan Madinah melainkan Allah akan mengganti dengan seseorang yang lebih baik lagi, dan tidaklah seseorang tetap bersabar atas kesulitan (kelaparan) dan kesusahan Madinah melainkan aku akan menjadi penolong dan saksinya pada Hari Kiamat.” (HR. Muslim) Baca entri selengkapnya »

Komentar (4) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.