Posts tagged Pondok Pesantren Pekalongan

Tim BUMN Tinjau Ternak Sapi di Ponpes Syafii Akrom

  • Tindak Lanjut dari Kunjungan Menteri BUMN
  • Akan Dijadikan sebagai Pilot Project

JENGGOT - Janji Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan untuk mendatangkan timnya yang mengerti tentang ‘persapian’ ke Pondok Pesantren (Ponpes) Syafii Akrom di Kelurahan Jenggot, Pekalongan Selatan, benar-benar ditepati. Tak menunggu lama, persis sepekan, janji yang diucapkan saat berkunjung ke Syafii Akrom pada Jumat 7 September 2012 itu, ia realisasikan.

Kemarin siang (14/9), satu tim kecil dari Kementerian BUMN tiba di Kota Batik. Tim beranggotakan empat orang, dipimpin oleh Kepala Bidang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) II Kementerian BUMN, DR Agus Suherman. Dia didampingi oleh Koordinator PKBL Region IV Jateng-DIY PT Pertamina (Persero), H Dasih Hayatno, dan dua anggotanya. Kedatangan mereka ke lokasi ponpes yang memiliki lahan seluas 3,5 hektare itu ditemani oleh General Manager Radar Pekalongan Ade Asep Syarifuddin.

Mereka disambut oleh Pengasuh Ponpes, Ustadz Yasir Muqosid Lc dan Dewan Pembina Ponpes Syafii Akrom, M Chudzil Chos. Hadir pula pendamping dari Dinas Peternakan Pertanian dan Kelautan (DPPK) Kota Pekalongan yang diwakili oleh Kasi Produksi Bidang Peternakan, Palupi.

Begitu sampai di lokasi, tim langsung melihat kondisi kandang dan ternak sapi perah yang berada di bagian belakang. Ada 14 ekor sapi perah yang dipelihara pengurus dan santri ponpes. Di dalam kandang, kemarin, ada 11 ekor sapi yang tengah dikasih makan. Sedangkan tiga ekor lainnya, diikat di sebuah pohon yang ada di halaman ponpes. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Peran Wanita dalam Kebangkitan

Oleh: Ust. H. Yasir Maqosid, Lc

(Pengasuh Pondok Pesantren Syafi’i AkromKota Pekalongan)

Sebentar lagi para wanita di negeri ini akan merayakan peringatan Hari Kartini yang dianggap sebagai tonggak emansipasi wanita dan peranan wanita di dunia modern ini. Bukan hanya ibu-ibu yang mulai sibuk merancang dan mempersiapkan acara, tetapi anak-anak TK dan SD juga dipersiapkan untuk didandani ala Kartini. Sekolah-sekolah bahkan mengadakan pawai untuk memperingati kebangkitan kaum hawa di negeri Indonesia tercinta. Mereka semua ingin menunjukkan bahwasanya para wanita juga dapat berperan dalam kemajuan negara ini.

Lantas bagaimana peranan wanita muslimah untuk memajukan kaumnya, bangsanya, dan agamanya? Dalam Al-Qur`an kita menjumpai banyak sekali kisah-kisah tentang perempuan yang berperan aktif bagi kaumnya, misalnya Ratu Balqis yang menjadi Pemimpin Negeri Saba`, istri Fir’aun yang menyelamatkan seorang bayi yang kelak menjadi pemimpin Bani Israil yaitu Nabi Musa. Sayyidah Maryam yang berjuang membesarkan anaknya dan mewakafkan diri untuk memakmurkan masjid, dll.

Pada zaman Rasulullah saw, kita juga menjumpai wanita-wanita yang berperan besar dalam kemajuan peradaban. Sayyidah Khadijah ra yang rela mengorbankan harta, diri, tenaga, pikiran, dan semua yang dimilikinya demi membantu suaminya berdakwah di jalan Allah. Sayyidah Sumayyah yang dengan teguh memegang agamanya meskipun harus membayar mahal dengan nyawanya sehingga ia menjadi perempuan pertama yang syahid di jalan Allah. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Pembangunan Pondok Putri Syafi’i Akrom – Kota Pekalongan

Alhamdulillah Pondok Pesantren Syafi’i Akrom – Kota Pekalongan mendapat bantuan dana sebesar 120 Juta untuk pembangunan Asrama Putri sebanyak dua ruang. Rencananya dana tersebut digunakan untuk membangun 2 ruang @ 9 M x 7 M, area parkir, pos jaga, dan memperluas aula yang bisa digunakan untuk menampung jamaah santri putri maupun siswi SMK yang akan shalat dzuhur.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh K.H. Asmuni dan Pengasuh Pondok Pesantren Syafi’i Akrom, K.H. Yasir Maqosid, Lc serta diikuti oleh para pengurus yayasan dan tokoh masyarakat sekitar.

 

 

Semoga pembangunan pondok pesantren putri ini dapat terlaksana dengan lancar tanpa ada aral melintang serta dapat bermanfaat sebesar-besarnya. Amin Ya Robbal Alamin.

Comments (5) »

Peresmian Pondok Putri

Alhamdulillah, pada tanggal 16 Juli 2010 di Kota Pekalongan telah diresmikan Pondok Pesantren Putri Syafi’i Akrom oleh Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. K.H. Sa’id Agil Siradj. Dengan diresmikannya pondok putri ini, sekarang mulai berdatangan santri putri yang mau mondok. Terutama siswi-siswi SMK Syafi’i Akrom.

Acara penandatanganan Prasasti Peresmian dilakukan oleh Ketua Umum PBNU yang didampingi oleh Habib Abdullah Bagir Alatas (Penasehat), K.H. Akrom Sofwan (Penasehat), K.H. Ishaq Munir (Ketua Yayasan Syafi’i Akrom), H. A. Rofiq (Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pekalongan), serta Ust.H. Yasir Maqosid, Lc (Pengasuh Ponpes Syafi’i Akrom)

Adapun ceramah agama disampaikan oleh K.H. Sa’id Aqil Siradj yang dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Habib Abdullah Bagir Alatas. Sebelumnya, sambutan atas nama pengasuh disampaikan oleh Ust. H. Yasir Maqosid, Lc. Sebelumnya juga dilakukan pula penyerahan hadiah kepada santri-santri yang berprestasi dari Pondok Pesantren Syafi’i Akrom maupun SMK Syafi’i Akrom.

Mudah-mudahan ini bisa menjadi tonggak bersejarah menuju kemajuan Pondok Pesantren Syafi’i Akrom yang terletak di desa Jenggot Kota Pekalongan ini.

Leave a comment »

Keutamaan Istighfar

Oleh: H. Yasir Maqosid, Lc

(Pengasuh Ponpdok Pesantren Syafii Akrom Pekalongan)

Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang secara sengaja atau tidak sengaja kita melakukan perbuatan dosa. Dosa ibarat debu, yang jika menempel dan tidak segera dibersihkan akan menyebabkan karat di hati. Sedangkan sarana membersihkan dosa adalah dengan bertobat dan membaca istighfar.

Allah adalah Dzat yang Maha Pengampun. Allah sangat mencintai hamba-Nya yang mau bertaubat, dan sangat murka terhadap hamba-Nya yang senantiasa melakukan maksiat.

Adapun faedah dari istighfar adalah sebagai berikut:

1- Istighfar Merupakan Sebab Diampuninya Dosa-dosa dan Dihapuskannya Kesalahan-kesalahan

Anas ra meriwayatkan bahwasanya dia mendengar Rasulullah saw bersabda; “Allah Ta’ala berfirman, “Wahai anak Adam, ketika engkau berdoa kepada-Ku dan mengharap (ampunan)-Ku, maka Aku mengampunimu atas dosa-dosa yang ada padamu dan aku tidak mempedulikannya. Wahai anak Adam, seandainya dosa-dosamu mencapai mega di langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku, maka Aku akan mengampunimu dan tidak mempedulikan (atas dosa yang engkau lakukan).” (HR. Tirmidzî)

Qatadhah ra berkata “Sesungguhnya Al-Qur’an telah menunjukkan kepada kalian penyakit kalian sekaligus obatnya. Adapun penyakit kalian adalah dosa-dosa, sedangkan obatnya adalah istighfar.”

2- Istighfar Merupakan Salah Satu Sebab Pendatang Rizki

Istighfar merupakan sebab utama untuk mendatangkan rizki, sebagaimana firman Allah yang mengisahkan tentang Nabi Nuh, “Maka aku katakan kepada mereka, “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Nuh [71]:10-12)

Dalam ayat-ayat tersebut Allah menyatakan bahwasanya istighfar memiliki faedah sebagai berikut:

  1. Turunnya hujan yang silih berganti. Ibnu ‘Abbas menafsiri yang sangat deras dengan peristiwa fenomena turunnya hujan susul menyusul satu sama lain.
  2. Kebun-kebun dan taman-taman indah.
  3. Mengalirnya sungai-sungai yang airnya tawar.

Rasulullah saw bersabda, “Orang yang memperbanyak istighfar, maka Allah akan menjadikan kemudahan dalam setiap kesusahan, menjadikan jalan keluar dalam setiap kesempitan dan memberi rizki dari jalan yang tidak disangka.”(HR. Ahmad) Baca entri selengkapnya »

Comments (13) »

Sejarah Tanah Pondok Pesantren Syafi’i Akrom

P1080428Tanah Pondok Pesantren Syafi’i Akrom asal muasalnya adalah milik Tan Kim Tong (warga Cina) yang karena sesuatu hal ditinggalkan kemudian dikuasai pemerintah daerah. Pada saat itu, koperasi-koperasi batik di bawah naungan GKBI banyak memiliki kesempatan dan kekayaan sehingga tanah di atas yang bagian depan dibeli oleh Koperasi Batik Pekajangan yang sekarang menjadi pabrik dikenal sebagai Pabrik Tan Kin Tong, sedangkan yang belakang kurang lebih 9 hektar dibeli oleh Koperasi Pembatikan Buaran (KPB) di bawah pimpinan Kyai Syafi’i.

Dari tanah KPB di atas, oleh Kyai Syafi’i, dikapling untuk Yayasan Pendidikan Islam (YPI) yang ketuanya waktu itu adalah H. Kurdi (Banyurip, yaitu bapaknya dr. Jazuli Kurdi) sebagian lagi diberikan kepada yayasan wakaf dan infak yang pengurusnya antara lain adalah H. Buhair (Buaran) dan K.H. Irfan (Banyurip Ageng). Pemberian di atas dalam bentuk hibah, sedangkan yang kurang lebih 3, 6 hektas dinyatakan wakaf kepada Yayasan Pondok Pesantren Buaran. Pengurusnya K. Anwar Fathoni sebagai ketua, K.H. Su’ud (Simbang Kulon) sebagai sekretaris dan H. Abu Nawar (Simbang Kulon) sebagai bendahara.

Untuk perwakafan tanah ini, Kyai Syafi’i menyampaikannya dalam rapat anggota tahunan KPB tahun 1964 dan oleh anggota disetujui secara bulat menjadi wakaf Pondok Pesantren Buaran yang pengelolaannya diserahkan kepada K.H. Akrom Khasani. Pondok Pesantren Buaran, digagas oleh K.H. Muhammad Ilyas (waktu itu menteri agama RI), K.H. Syafi’i Abdul Majid (Tokoh masyarakat dan ketuan KPB), K.H. Akrom Khasani (Dikenal sebagai muballigh kondang waktu itu yang juga sebagai Ketua Depag Pekalongan) dan dicita-citakan menjadi pondok pesantren modern dalam artian santri-santrinya selain berwawasan Ahlussunnah wal Jama’ah, juga berwawasan luas serta intelek. Baca entri selengkapnya »

Comments (5) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.